Kring…. Kring….Kring…
Pagi itu aku mendengar suara telepon rumahku sedang berdering begitu kerasnya, dengan sempoyongan aku segera bangkit dari tempat tidurku dan langsung menuju ke sumber suara. Ku ambil telepon itu dengan tangan kananku dan langsung kulengketkan ke kupingku sebelah kanan dan langsung ku katakan, “Halo..”, begitulah suaraku dengan lirihnya, aku menjawab telepon itu sambil mengumpulkan seluruh nyawaku yang saat itu belum berkumpul di dalam tubuhku.
“Didit, ini aku”, jawab Zaid.
“(mendengar suaranya aku langsung mengetahui bahwa aku sedang berbicara dengan Zaid), oh ada apa Zaid? Tumben pagi-pagi udah nelpon.”, jawabku masih dengan belum sadar sepenuhnya.
“Ada kabar gembira buat kamu, aku mendapatkan tiket ke Macau karena menang undian, rencananya aku juga mau ngajak kamu ke sana”
“Oh Makau,,,,”, jawabku sambil tak tau sepenuhnya apa yang dikatakannya tadi.
“(aku mulai tersadar dan seketika itu aku terkejut) Hah, Makau? Serius?”, aku sebenarnya tak tau macau itu kota apa, yang penting itu bukanlah di Indonesia.
“Ya, 3 bulan lagi kita berangkat, persiapkan saja apa-apa yang dibutuhkan, seperti passport, uang, dan lain-lain”
“Oke”, jawabku dengan tegas.
Pembicaraanku dengan Zaid begitu lama, dan ketika percakapan kami berakhir, aku langsung mengambil laptop di dalam kamarku dan langsung browsing ke internet untuk mengetahui lebih banyak tentang Makau. Dan aku terkejut ketika aku memasukkan keyword Macau di mesin pencari.
“Hah? Macau, Surganya para Penjudi?”, begitulah aku membaca tulisan itu di internet.
“Kenapa Zaid mengajakku ke sana, ke tempat Surganya para penjudi? (itulah yang kupikirkan seketika itu)”.
Hampir-hampir kubatalkan tawaran itu dari Zaid karena memang tempat itu adalah surganya para penjudi. Tetapi ketika aku membaca Viva Log, aku menemukan hal yang diluar dugaanku sebelumnya. Ternyata di sana banyak sekali tempat dan budaya yang menarik perhatianku.
Dan langsung ku mencarinya lebih banyak lagi tentang Macau. Dan inilah yang ku dapat.
Sebenarnya Macau yang disebut dengan ‘Las Vegasnya’ Asia ini hanyalah sebuah kota kecil yang dahulunya merupakan daerah jajahan Portugis. Kota ini memiliki luas daerah sekitar 6 mil persegi saja. Kalau difikir-fikir lagi sebenarnya kota ini tidak lebih luas daripada Jakarta.
Dan pada tahun 1999-2000, wilayah ini diserahkan Portugis ke pemerintahan Republik Rakyat Cina (RRC). Meskipun begitu, Macau telah diberikan hak khusus untuk memiliki pemerintahan dan kebijakannya sendiri. Bahkan telah memiliki mata uang sendiri dengan nama MOP (Macau Pataca). Uniknya, meski di daerah Macau berlaku uang MOP (Macau Pataca) dan HKD (Hongkong Dollar), akan tetapi MOP tidak berlaku di wilayah Hongkong. Jadi jika kita pergi ke sana lebih baik kita memiliki mata uang HKD agar bertransaksi menjadi lebih mudah.
Di kota yang merupakan bekas Jajahan Portugal ini, wajarlah penduduknya sering menggunakan bahasa Portugal dan Inggris untuk berkomunikasi, selain bahasa Mandarin dan Kanton. Tidak hanya bahasa, namun banyak sekali bangunan-bangunan peninggalan Portugal yang masih ada di sana dan menjadi pusat kunjungan para wisatawan. Macau sendiri adalah wilayah yang sering sekali dilanda angin topan, sehingga semua bangunannnya termasuk jembatan-jembatan yang begitu panjang dibangun dengan arsitektur yang memiliki ketahanan dengan serangan angin topan.
![]() |
| Source Klik di sini |
Macau atau bisa juga disebut dengan Makau ini berada kurang lebih 70 kilometer di sebelah barat daya dari Hong Kong, dan 145 kilometer dari Gungzhou. Jika dilihat dari geografisnya, Macau terletak di wilayah Tenggara China ke arah Barat menuju Pearl River Delta, sehingga cuaca di tempat ini akan dipengaruhi oleh tropical cyclones dari Laut China Utara Area Barat Laut dari Pantai Pasifik selama musim angin topan.
Di Macau, ada 25 tempat yang terdaftar sebagai situs warisan dunia UNESCO, kesemuanya itu adalah
![]() |
| Kuil A-ma (Source here) |
![]() |
| Moorish Barracks (Source here) |
![]() |
| Mandarin's House (Source here) |
![]() |
| Lilau Square (Source here) |
![]() |
| Gereja St. Lawrence (Source here) |
![]() |
| Gereja dan Seminari St. Joseph (Source here) |
![]() |
| Teater Dom Pedro (Source here) |
![]() |
| St. Augustine Square (Source here) |
![]() |
| Gereja St. Augustine (Source here) |
![]() |
| Perpustakaan Sir Robert Ho Tung (Source here) |
![]() |
| Gedung Leal Senado (Source here) |
![]() |
| Senado Square (Source here) |
![]() |
| Sam Kai Vui Kun (Source here) |
![]() |
| Holy House of Mercy (Source here) |
![]() |
| Cathedral Square (Source here) |
![]() |
| Lou Kau Mansion (Source here) |
| Gereja St. Dominic (Source here) |
![]() |
| Ruin's of Paul's (Source here) |
| Kuil Na Tcha (Source here) |
![]() |
| Bagian dari Tembok Kota Tua (Source here) |
![]() |
| Benteng Gunung (Source here) |
![]() |
| Gereja St. Anthony (Source here) |
![]() |
| Taman Casa (Source here) |
![]() |
| Pemakaman Protestan (Source here) |
![]() |
| Benteng Guia (Source here) |
Ya, 25 tempat itu merupakan situs warisan dunia yang disahkan oleh UNESCO. Tetapi selain tempat-tempat itu, ada juga tempat yang nggak kalah menariknya buat saya tampilkan di sini.
1. Jembatan Gubernur Nobre de Carvalho
1. Jembatan Gubernur Nobre de Carvalho
![]() |
| Source Klik di sini |
Jembatan yang bernama Ponte Governador Nobre de Carvalho ini merupakan tempat wisata yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan asing. Jembatan ini juga disebut dengan Taipa Bridge yang berfungsi sebagai penghubung Semenanjung Macau dan Pulau Taipa.
Lihatlah pemandangannya, suasana malam hari menjadikan jembatan ini lebih indah dan elegan daripada siang hari. Jembatan yang kanan kirinya terdapat air yang membentang luas membuat para wisatawan betah melihatnya. Kecantikan bangunannya mulai dari arsitektur hingga tata lampunya begitu sempurna dipandang mata.
![]() |
| Source Klik di sini |
![]() |
| Source Klik di sini |
Dengan adanya Menara Macau, maka bertambahlah keindahan wilayah Macau. Menara Macau yang juga disebut dengan Centro de Convencoes e entretenimento da Torre de Macau ini merupakan tempat wisata yang memiliki ketinggian 338 meter. Di menara ini juga dilengkapi dengan adanya pusat perbelanjaan, restoran, kafe, teater, dan juga skywalk.
Kurang lengkaplah kalau hanya menaranya saja yang kita pandang. Bagi kamu yang suka menguji adrenalin, cobalah Skywalk di sini. Skywalk adalah berjalan di sisi luar bagian atas Menara. Membayangkan jalan di atas ketinggian 338 meter saja begitu takjub bagiku, apalagi pemandangannya yang begitu Wonderful, memang tak bisa dicurahkan dengan kata-kata. Apalagi selain Skywalk, di sini juga tersedia fasilitas untuk Bungee Jumping di ketinggian 233 meter. Bagaimana ya jika memang aku benar-benar ke sana? Wah rasanya tak bisa digambarkan.
Tapi sayangnya harga untuk menaiki menara ini tergolong mahal, apalagi berada di atas menara, harganya labih mahal. Tapi menurutku, ini memang sebanding dengan apa yang kita dapatkan di sana.
![]() |
| Source Klik di sini |
Tak bisa kita tutup-tutupi bahwa Macau memanglah surganya para penjudi, lihat saja Gedung ini, Casino Lisboa. Casino Lisboa adalah tempat wisata yang paling terkenal di Macau. Aku sepertinya harus ke sana. Bukan maksudku untuk berjudi, tapi lihatlah penataan bangunannya, lihatlah desain interior di Casino ini, sungguh mengagumkan.
Di malam hari, gedung ini dipenuhi dengan gemerlapnya kilauan lampu-lampu yang sangat menarik. Di sana juga terdapat beberapa gedung yang dapat membuat kamu terpana dengan desain interiornya baik dari dalam maupun luar. Tema di dalam gedung pun beraneka ragam sehingga kamu tak akan bosan bila memasukinya.
![]() |
| Source Klik di sini |
Ternyata di Macau juga terdapat daerah sebagai tempat untuk kaum muslimin beribadah (Masjid) dan tempat Pemakaman Orang Islam. Namanya Masjid Macau. Masjid ini didirikan pada tahun 1980 yang terletak di perempatan jalan yang menghadap ke Macau Ferry Terminal Harbour Outer.
Dengan adanya bangunan ini, salah satu bukti bahwa di sana juga terdapat pemukiman orang muslim. Dan adanya bangunan ini menandakan bahwa Macau adalah wilayah yang sangat mengutamakan toleransi beragama.
Beberapa kuburan disini diyakini oleh warga sekitar bahwa umurnya telah lebih dari seratus tahun.
![]() |
| Source Klik di sini |
Macau Giant Panda Pavilion ini terletak di sisi bukit Seac Pai Van Park di Coloane. Bangunan ini berbentuk kipas dengan luas sekitar 3000 m2, dirancang sebagai tempat penggabungan undulations alam daerah dengan karakteristik arsitektur yang terkenal.
Di sini, kita juga akan melihat kediaman Panda raksasa dengan area pameran indoor seluas 900 m2.
Selain tempatnya yang begitu indah, ternyata makanan di Macau juga tak kalah enaknya dengan Indonesia, hanya saja di sana kita kesulitan untuk mendapatkan makanan halal atau halal food.
KULINER
Dilihat berapa kalipun saya tak tahan segera untuk menyicipi kesemua makanan itu. Mulai dari Custard Santan hingga Sup Lacassa. Yang kupikirkan begitu. Lihat saja dengan warna dan bentuknya itu, begitu sedapnya jika bisa merasakannya.
Tidak hanya merasakan nikmatnya kuliner di Macau saja, bagi kamu yang suka berbelanja, ternyata di sana juga terdapat banyak mall yang berdiri kokoh dan elegan.
MALL
Pantaslah Macau sebagai tempat yang special, lihat saja Mallnya itu, Fisherman’s Wharf, Promenade Galaxy, dan lainnya yang begitu asing bagi kita. tapi tidak untuk New Yaohan Department Store. Karena memang Mall Yaohan sudah ada di Indonesia sejak lama. Tapi akankah sama Yaohan di Indonesia dengan di Macau? Aku tak bisa menjawabnya karena akupun belum pernah pergi ke sana. Kalau kita lihat sekilas saja, Arsitektur Mall nya bagus-bagus ya, terkesan elegan dan mewah. Pasti seru kalau bisa berkunjung ke sana. Dan kemungkinan besar di sana sudah menggunakan High Technology.
PERTUNJUKAN
![]() |
| Source Klik di sini |
Mulai dari Cinemas and Theatres, Dragon of Fortune, Dragon’s Treasure, Fortune Diamond, Lights & Sound Shows, Performance Lake, The House of Dancing Water, Tree of Prosperity, Wishing Crystals, hingga Yueju Opera. Penasaran dengan apa yang akan mereka tunjukkan, seberapa hebatnya pertunjukan mereka, itulah yang kurasakan. Meski aku tak begitu mengetahui bahasa Mandarin ataupun Portugal, tapi aku yakin jika hanya melihatnya saja aku sudah cukup puas. Apalagi jika aku mengetahui bahasa mereka. Mungkin aku akan benar-benar menyukai pertunjukan mereka.
Ku cari-cari lagi tentang Macau, ternyata masih ada lagi hal yang menarik di Macau. Yaitu adanya Acara-acara Besar di sana.
ACARA BESAR
Festival bunga lotus yang indah di pandang mata, festival kuliner makanan yang menyediakan berbagai macam makanan di macau, festival music dan seni di Macau, kembang api yang mungkin saja lebih meriah daripada yang pernah kita lihat sebelumnya. Di sana juga terdapat acara-acara besar seperti pertunjukan Marathon Internasional, Lomba Perahu Naga Internasional, FIVB World Grand Prix, dan Pertunjukan Grand Prix.
Rasanya aku harus ikut semua acara besar itu, tapi aku tahu hal itu tidak mungkin karena aku tak selamanya berada di sana. Kalau jadwal keberangkatanku beruntung, mungkin aku bisa ikut beberapa acara besar tersebut.
OLAHRAGA DAN REKREASI
Capek ke Mall, apalagi ke Pertunjukan? Namun sepertinya hal itu tak akan terjadi bagiku. Di sana kita juga akan disuguhi tempat dan fasilitas untuk berolahraga dan berekreasi. Ada beberapa tempat rekreasi yang istimewa di sana. Pasti seru olahraga dengan orang-orang yang berkumpul dari seluruh dunia.
Satu setengah bulan telah berlalu, aku pun telah menyiapkan segalanya untuk berangkat ke Macau. Aku segera menghubungi Zaid lagi dan memberitahukannya bahwa aku telah siap untuk pergi ke sana.
Tiba-tiba aku terkejut dengan perkataan Zaid.
“Dit, aku minta maaf”, jawab Zaid yang kali ini dengan suara lirihnya
“Maaf kenapa?”, jawabku dengan penasaran. Dan aku pun tau ada hal yang tidak mengenakkan bagiku.
“Kita gak jadi pergi ke Macau. Kemarin, ternyata ada pihak yang menipuku, sehingga tiketnya pun tidak jadi ada di tanganku”, itulah perkataan si Zaid..
“Oh begitu, ya udah gak papa”, seketika itu semangatku pun hilang. Namun aku menyadari bahwa pada saat itu bukanlah waktuku untuk bersedih karena memang akulah yang salah. Telepon rumahku rusak sudah sejak sebulan yang lalu. Sehingga Zaid tidak bisa mengabariku lebih awal.
Aku langsung menutup teleponku dengan berat hati. Namun hal ini mengandung hikmah untuk kita semua, aku bisa menjadi lebih tahu tentang Macau meski belum ke sana dan bisa berbagi artikel ini kepada para pembaca tentang ‘Las Vegasnya’ Asia ini. Dan aku harus berterima kasih kepada Zaid yang telah menawariku sebelumnya.
Berikut video yang saya ambil dari youtube untuk menambah ketertarikan kita dengan kota Macau..
Berikut video yang saya ambil dari youtube untuk menambah ketertarikan kita dengan kota Macau..
Referensi
http://tempatwisatatop.blogspot.comhttp://www.youtube.com/







































0 Comments